Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Sekolah

Penulis

  • Firman Firman Program Studi Administrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Halima Halima Program Studi Administrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Arfin Arfin Program Studi Administrasi Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kendari

Kata Kunci:

efektifitas, komite sekolah, mutu

Abstrak

This study aims to describe the role of school committees in improving school quality. This type of research is a descriptive qualitative research model. The selection of informants in this study used purposive sampling with 9 school committee informants, principals and parents of students. Data collection techniques used are observation, interviews and documentation. Data analysis uses data collection, data presentation, data reduction and drawing conclusions. The data validation technique uses member check. The results showed that: the role of the school committee in improving the quality of schools at SMP Negeri Satap 4 Lasolo Islands, North Konawe Regency, namely: (1) coordinating and collaborating, (2) being involved in program making and program implementation in schools, (3) participating and overseeing school financial funds, and (4) helping to accommodate and convey aspirations.

Referensi

Arni, Muhammad. (2005). Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara. Bowo, Andy. (2007). Kerjasama Yogyakarta: Pustaka Larasati.

Bungin, Burhan. (2014). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Depdiknas. (2001). Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah, Buku 1 Konsep dan Pelaksanaan. Jakarta: Dirjen Dikdasmen.

--------(2002). Pendekatan kontekstual (Teaching and learning). Direktorat Jendral Pendidikan dasar dan Menengah, Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama. Jakarta: Depdiknas.

Djam’an Satori, dkk. (2007). Profesi Keguruan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Fattah, Nanang. (2004). Konsep Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Dewan Sekolah.Bandung: Pustaka Bani Quraisy.

Hasbullah. (2006). Otonomi Pendidikan: Kebijakan Otonomi Daerah dan Implikasinya terhadap Penyelenggaraan Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

--------(2009). Dasar – Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Harjito, Agus dan Martono. (2005). Manajemen Keuangan. Edisi Kedua, Cetakan Pertama, Penerbit EKONISIA, Yogyakarta.

Kompri. (2014). Manajemen Sekolah Teori dan Praktek. Bandung: Alfabeta

Maya H. (2012). Kesalahan-kesalahan Umum Kepala Sekolah dalam Mengelola Pendidikan. Jogjakarta: Bukubiru.

Mulyasa. (2007). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

----------(2013). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyono, S. dan B. Sarwono. (2008). Pengemukan Kambing Potong. Penebar Swadaya, Jakarta.

Nasution, IK. (2007). Stres pada Remaja, Tesis Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sumatera Utara, Medan.

Neuman, W. Lawrence. (2013). Metodologi Penelitian Sosial: Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif Edisi 7. Indeks: Jakarta.

Sagala, Syaiful. (2011). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Suparlan. (2008). Membangun Sekolah Efektif. Yogyakarta: Hikayat.

Sri Renani, Pantjastuti, dkk. (2008). Komite Sekolah: Sejarah dan Prospeknya di Masa Depan. Yogyakarta: Hikayat Publishing,

Tangkilisan, Hessel N.S. (2005). Manajemen Publik. Jakarta: PT. Grasindo

Umaedi, dkk. (2010). Manajemen Berbasis Sekolah. Jakarta: Universitas Terbuka Press. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 56. Zulkifli, Amsyah. (2015). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta: PT Gramedia.

Diterbitkan

2024-12-27

Cara Mengutip

Firman, F., Halima, H., & Arfin, A. (2024). Peran Komite Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran (JPP), 3(2), 88–101. Diambil dari https://journal.umkendari.ac.id/jpp/article/view/988

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2