Mendefinisikan Ulang Kepemimpinan: Peran Wanita dalam Institusi Pendidikan Tinggi Islam

Authors

  • Riema Afriani Kusumadewi STAI Darussalam Kunir, Subang, Indonesia
  • Quratal Aeni STAI Darussalam Kunir, Subang, Indonesia
  • Rendi Hermawan STAI Darussalam Kunir, Subang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51454/jlmpedu.v2i1.640

Keywords:

kepemimpinan perempuan, pendidikan tinggi, perguruan tinggi Islam

Abstract

Penilaian bahwa pria lebih kuat secara fisik daripada wanita seringkali menjadi salah satu faktor dalam memilih pria sebagai pemimpin kelompok, dengan anggapan bahwa wanita lebih cocok sebagai istri dan ibu, sementara pria sebagai pemimpin atau imam dalam keluarga. Namun, jumlah wanita dengan pendidikan tinggi terus meningkat, menunjukkan bahwa wanita juga mampu mencapai kesuksesan yang setara dengan pria dan bahkan menjadi pemimpin dengan kompetensi di bidangnya. Penelitian ini berfokus pada kepemimpinan wanita di perguruan tinggi Islam dengan studi kasus di STAI Darussalam Kunir, sebuah institusi pendidikan tinggi Islam yang dipimpin oleh wanita. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan fenomena kepemimpinan wanita dengan mengumpulkan data langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan wanita di perguruan tinggi swasta Islam dipengaruhi oleh visi dan misi perguruan tinggi serta pesantren yang menaunginya. Pemimpin wanita di STAI Darussalam Kunir memotivasi karyawan dengan mendukung pengembangan profesional mereka dan mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan perkembangan pendidikan terkini. Gaya kepemimpinan demokratis dan partisipatif memungkinkan mereka mengatasi hambatan dan mengembangkan strategi untuk kemajuan dan pencapaian tujuan organisasi.

References

Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Sukabumi: CV Jejak.

Basirun, B., & Turimah, T. (2022). Konsep kepemimpinan transformasional. Mindset: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. https://doi.org/10.58561/mindset.v1i1.28

Cahayaningsih, I. P. (2020). Peran kepemimpinan wanita di era modern. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan, 5(1), 168-181.

Gerbang Data Pendidikan Kementrian Agama: https://emis.kemenag.go.id/https://pddikti.kemdikbud.go.id/search/subang

Hasibuan, S. P. M. (2014). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (n.d.). Kemenag terbitkan izin 17 perguruan tinggi keagamaan Islam baru. Retrieved from https://www.kemenag.go.id/nasional/kemenag-terbitkan-izin-17-perguruan-tinggi-keagamaan-islam-baru-fd2tft

Klenke, K. (2002). Cinderella stories of women leaders: Connecting leadership context and competencies. Journal of Leadership and Organization Studies, 9, 17-28.

Kristiyanti, O. S., Suharnomo, & Mahfudz. (2016). Kepemimpinan wanita pada perguruan tinggi (Studi kasus pada dekan wanita di Kota Semarang). Jurnal Kepemi, 1(1), 1–19.

Sanjani, M. A. (2019). Kepemimpinan demokratis kepala sekolah. Jurnal Serunai Administrasi Pendidikan, 7(1). https://doi.org/10.37755/jsap.v7i1.131

West, C. (2016). Women’s history month top 25 women in higher education & beyond. Diverse Education, 12-22.

Downloads

Published

2024-08-05

How to Cite

Afriani Kusumadewi, R., Aeni, Q., & Hermawan, R. (2024). Mendefinisikan Ulang Kepemimpinan: Peran Wanita dalam Institusi Pendidikan Tinggi Islam. Journal of Leadership, Management and Policy in Education, 2(1), 30–44. https://doi.org/10.51454/jlmpedu.v2i1.640