Pandangan Theodore Noldeke Dan W. Montgomerry Watt Tentang Kesejarahan Wahyu Al-Quran
DOI:
https://doi.org/10.51454/religi.v2i1.669Keywords:
Al-Quran, Orientalis, cendekiawan muslimAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis serta membandingkan pemikiran tokoh orientalis yang mengkaji Al-Quran serta memberikan pandangan cendekiawan muslim dalam melihat perkembangan pemikiran orientalis. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana perbandingan dan perbedaan pendapat orientalis dalam melakukan pengkajian Alquran. Penelitian ini bersifat penelitian kepustakaan dengan metode kualitatif diskriptif Sumber data penelitian ini berasal dari berbagai literature baik buku, jurnal yang terkait dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan perbandingan kedua tokoh orientalis dalam mengkritik Al-Quran. Perbedaan yang terdapat ialah Noldeke lebih cenderung melihat Al-Quran dari sisi sejarah turunya Al-Quran dan proses penulisan Al-Quran, sedangkan Watt ia lebih mempersoalkan ayat-ayat Al-Quran yang dianggap ditambahkan oleh Muhammad sesuai dengan kebutuhan umat saat itu. Serta pandangan cendekiawan muslim yang menganggap pandangan orientalis tersebut terlalu obyektif.
References
Affandi, R., & Rahim, A. (2001). Orientalisme Dan Keutuhan Ummah Islam: Suatu Analisis. Jurnal Syariah, 9(1), 33–46.
Agama, F., Universitas, I., & Metro, M. (2017). 193SEJARAH AL- QUR’A N(Uraian Analitis, Kronologis, dan Naratif tentang Sejarah Kodifikasi Al- Qur’a n)Cahaya Khaeroni. 5, 8728.
Agustono, I. (2020). Potret Perkembangan Metodologi Kelompok Orientalis dalam Studi Al-Qur’an. Studia Quranika, 4(2), 159. https://doi.org/10.21111/studiquran.v4i2.3819
Ahmad Said, H. (2018). Potret Studi Alquran Di Mata Orientalis. JURNAL At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alquran Dan Tafsir, 3(1), 27. https://doi.org/10.32505/tibyan.v3i1.474
Ahmad Sanusi, A. (2019). Kritikan Orientalis Terhadap Keaslian Bahasa al-Quran: Analisis Terhadap Teori Perkataan Asing dalam al-Quran. Maālim Al-Qurān Wa Al-Sunnah, 15(2), 93–108.
Alifuddin, M. (2012). Asbabun Nuzul dan Urgensinya dalam Memahami Makna Qur’an. Shautut Tarbiyah, 26, 115–123.
Anshori, M. (2019). Tren-Tren Wacana Studi Al-Qur’an dalam Pandangan Orientalis di Barat. Nun : Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara, 4(1), 13. https://doi.org/10.32495/nun.v4i1.35
ARITONANG, C. N. (2020). Orientalisme sebagai Tradisi Keilmuan dalam Pandangan Maryam Jameelah dan Edward Said. 21(1), 1–9.
Daulay, M. R. (2014). Studi Pendekatan Alquran. Jurnal Thariqah Ilmiah, 01(01), 31–45.
Haq, S. Z. (2019). Fenomena Wahyu Al-Qur ’ an. 1–20.
HS, M. A., & Hamid, N. (2019). Diskursus Kelisanan Al-Qur’an: Membuka Ruang Baru. Journal of Islamic Studies and Humanities, 4(2), 262–282. https://doi.org/10.21580/jish.42.5232
Hulaimi, A. H. (n.d.). Qirâ ’ ât Dalam Perspektif Ignaz Goldziher. 1(1), 1–28.
Jalaluddin, M. L. (n.d.). MONTGOMERY WATT DAN RICHARD BELL Pendahuluan. https://doi.org/10.1234/hermeneutik.v13i2.6387
KAJIAN ISLAM DI BARAT (Sebuah Paparan Model Kajian dan Tokoh-Tokoh Orientalis) Ali Romdhoni 1. (n.d.). 67–88.
Kurdi, K. (2017). PANDANGAN ORIENTALIS TERHADAP AL-QUR’AN (“Teori Pengaruh” Al-Qur’an Theodor Nöldeke). Religia, 14(2). https://doi.org/10.28918/religia.v14i2.89
Nawawi, N. (2020). Paradigma Orientalis terhadap Islam: antara Subyektif dan Obyektif. Istidlal: Jurnal Ekonomi Dan Hukum Islam, 4(1), 45–54. https://doi.org/10.35316/istidlal.v4i1.209
Qur, A. I. (2012). Noldeke: s. 1981, 280–294.
Rouf, A. (2019). Al-Quran dalam Sejarah (Diskursus Seputar Sejarah Penafsiran al-Qur’an). Mumtaz: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Keislaman, 1(1), 1–22. https://doi.org/10.36671/mumtaz.v1i1.1
Teng, H. M. B. A. (2016). Orientalis Dan Orientalisme Dalam Prespektif Sejarah. Ilmu Budaya, 4(2354–724), 48–63.
Yusuf, A. A. (2016). Metode Bibel dalam Pemaknaan Alquran (Kajian Kritis terhadap Pandangan Orientalis). Hunafa: Jurnal Studia Islamika, Vol. 13(1), 35–65.
Yusuf, K. (2014). Al-A’ZAMĪ DAN FENOMENA QIRAAT ALQURAN: ANTARA MULTIPLE READING DENGAN VARIANT READING. In HUNAFA: Jurnal Studia Islamika (Vol. 11, Issue 1, p. 83). https://doi.org/10.24239/jsi.v11i1.342.83-108
Zarkasyi, H. F. (2009). Liberalisasi Pemikiran Islam: Gerakan Bersama Missionaris, Orientalis dan Kolonialis. Tsaqafah, 5(1), 1. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v5i1.145
Zarkasyi, H. F. (2011). Tradisi Orientalisme dan Framework Studi al-Qur’an. Tsaqafah, 7(1), 1. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v7i1.105
Zulhamdani. (2017). Interaksi Al-Qur’an Dengan Tradisi Pra -Qur’anik (Kritik atas Pemikiran Abraham Geiger terhadap Imitatif al Qur’an). Tafsere, 5, 31.
Zunly, N. (2011). Al-Quran Dan Hadis. Studi Ilmu-Ilmu, 12, 4.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Asman Asman, Muliani Muliani, Amin Amin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



