Peran Hukum Pranata Pembangunan dalam Pelestarian Rumah Adat Malige di Sulawesi Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.51454/anoa.v4i01.1323Keywords:
Rumah Adat Malige, , Pelestarian Budaya, , Hukum Pranata Pembangunan, , Koordinasi Lembaga, , Partisipasi MasyarakatAbstract
The Malige traditional house is a cultural heritage with high historical and architectural value for the people of Southeast Sulawesi, especially the Buton tribe. Preserving this traditional house is very important considering its function not only as a physical building but also as a cultural, spiritual, and social symbol for the local community. The urgency of this research is to understand the role of legal frameworks in supporting the preservation of the Malige traditional house to maintain the cultural values it embodies. The issues identified include insufficient socialization, inadequate coordination among institutions, and limited resources in implementing these regulations. The research employs a qualitative method with descriptive analysis techniques, relying on literature reviews and studies of relevant development regulations. The expected outcomes of this research are policy recommendations to strengthen specific regulations, enhance community participation, and ensure the effective and sustainable preservation of the Malige traditional house.
References
A. A. M., Faisal, M., & Roslyn. (2024). Kaji estetika bentuk rumah adat Malige Kota Bau-Bau, Buton Sulawesi Tenggara dengan menggunakan teori. Macora, 1(1), 47- 60.
Azizah, A. N., Isnawati, P., & Fikriyah, L. N. (2022). Sosialisasi pelestarian budaya bangsa melalui pemberdayaan remaja di sanggar tari tradisional Ajibarang. SEWAGATI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(1), 45-58.
Eviandaru, T., Wicaksono, B. A., & Handayani, T. (2019). Upaya melestarikan budaya Indonesia di era globalisasi. Jurnal Sosiologi Nusantara, 5(1), 65-76.
Fitriyani, S., & Rahman, A. (2020). Revitalisasi dan pelestarian sumberdaya air pada masyarakat desa. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 1(3), 178-185.
Hakim, L. (2019). Peran masyarakat dalam pelestarian rumah adat sebagai warisan budaya. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pelestarian Budaya Nusantara (hal. 89-104). Universitas Indonesia Press.
Hasan, Z., Farhan NP, A., Tobing, A. L., Rajasa, H. I., Nugraha, R. F., & Herpa, W. R. (2024). Peran serta masyarakat dalam melestarikan budaya lokal sebagai identitas bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 156- 172.
Kusumadara, A. (2011). Pemeliharaan dan pelestarian pengetahuan tradisional dan ekspresi budaya tradisional Indonesia: Perlindungan hak kekayaan intelektual dan non-hak kekayaan intelektual. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 18(1), 20-41.
Mangku, D. G. S. (2022). Perlindungan hukum internasional terhadap warisan budaya Indonesia yang diklaim oleh negara lain. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(3), 540-551.
Muhaimin, L., Zamha Zamihu, J., Kahar, A., Hamid, H., & Perdana, D. (2023). Mewujudkan karakteristik arsitektur Buton melalui pembentukan peraturan daerah tentang penyelenggaraan bangunan gedung. Journal of Human and Education, 3(3), 278-284.
Rahman, A. (2020). Tantangan pelestarian arsitektur tradisional di era modernisasi. Dalam Prosiding Konferensi Internasional Warisan Budaya Asia Tenggara (hal. 156-172). UGM Press.
Samongilailai, H. N., & Utomo, A. B. (2024). Strategi melestarikan budaya Indonesia di era modern. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 3(4), 234-248.
Sudarwanto, B., Wahyuningrum, S. H., Iswanto, D., & Nugroho, S. (2007). Pranata pembangunan bidang arsitektur (Buku ajar TKA 137 pranata pembangunan). UPT- PUUTAK UNM.
Umar, M. Z. (2017). Transformasi konsep sara pataanguna pada rumah tradisional Buton Malige di Kota Baubau Sulawesi Tenggara. Jurnal Arsitektur Tradisional Nusantara, 8(2), 112-125.
UNESCO. (2003). Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage.
United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
UNESCO. (2019). Operational Guidelines for the Implementation of the World Heritage Convention. World Heritage Centre.
Wibawa, I. P. S., & Ali, M. (2020). Perlindungan hukum cagar budaya dalam era pembangunan modern: Studi implementasi UU No. 11 Tahun 2010. Jurnal Hukum Lingkungan dan Budaya, 18(2), 156-175.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fayrooz Zahira Rizal Makkajareng

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
<meta name="google-site-verification" content="WCLU_7p8bgQTgTa47LUc6bV9gPtrFUO3P-tzhV_9yV4" />








