Optimalisasi Teknologi AI untuk Visualisasi Desain Kawasan Pesisir dalam upaya Pengabdian masyarakat pada Permukiman Bajo di Soropia
DOI:
https://doi.org/10.51454/anoa.v3i02.954Kata Kunci:
Perkmukiman Bajo, Kecerdasan Buatan, Pelestarian Budaya, Design Berkelanjutan, Identitas Budaya, RevitalisasiAbstrak
Permukiman tradisional Bajo di Soropia, Sulawesi Tenggara, merupakan salah satu warisan budaya yang menggambarkan hubungan harmonis antara manusia dan lingkungan pesisir. Namun, perubahan akibat modernisasi dan urbanisasi telah menyebabkan transformasi morfologi permukiman, yang berisiko menghapus elemen budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan desain kawasan permukiman Bajo yang menggabungkan elemen tradisional dan desain modern melalui kecerdasan buatan (AI). Urgensi penelitian ini muncul dari kebutuhan mendesak untuk melestarikan identitas budaya Bajo, yang terancam akibat perubahan struktur permukiman, serta minimnya referensi visual yang menggabungkan elemen budaya dengan inovasi desain. Isu utama yang dihadapi adalah pengembangan kawasan permukiman yang sering kali tidak mempertimbangkan keberlanjutan budaya lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat, pengumpulan data literatur, serta pengolahan data visual menggunakan teknologi AI seperti ChatGPT dan Visual Dreaminal. Luaran yang diharapkan adalah panduan visual berbasis AI yang dapat digunakan untuk revitalisasi kawasan permukiman Bajo yang tetap mempertahankan identitas budaya lokal, dengan tetap memenuhi kebutuhan fungsional masyarakat.Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
<meta name="google-site-verification" content="WCLU_7p8bgQTgTa47LUc6bV9gPtrFUO3P-tzhV_9yV4" />







