Roko Molas Poco” Tradisi Membangun Suku Manggarai dalam Upaya Pelestarian Artefak Adat

Penulis

  • Ahsan Hidayat Setiadi Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Nahdatunnisa Nahdatunnisa Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Andi Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

DOI:

https://doi.org/10.51454/anoa.v1i01.95

Kata Kunci:

Roko Molas Poco, Tradisi, Manggarai, Artefak

Abstrak

Roko Molas Poco merupakan suatu tradisi ritual dalam membangun rumah adat Mbaru Gadang bagi masyarakat manggarai di Nusa Tenggara Timur yang melibatkan kegiatan partisipasi masyarakat secara transformasional sehingga di dalamnya terkandung makna serta nilai yang dapat menjadi asset pengetahuan yang absolut sebagai salah satu asset budaya bangsa serta menjadi bukti kekakayan budaya yang dimiliki oleh negara indonesia. Rumah adat Mbaru Gadang menjadi suatu refleksi dari keniscayaan adat budaya yang diwujudkan dalam bentuk artefak rumah adat bagi masayarakat manggarai. Peneletian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan tema naratif berdasarkan studi yang dilakukan berdasarkan kumpulan studi liratur jurnal terkait Mbaru gadang atau rumah adat masyarakat manggarai. Penilitian ini tentunya diharapkan mampu untuk  dapat mengungkap  eksistensi dari nilai-nilai tradisi  masayarakat manggarai dalam proses membangun rumah adat Mbaru gadang serta dapat memberikan tambahan kontribusi pada  keilmuan terkait filsafat arsitektur tradisional yang terkandung didalamnya. Kaidah-kidah ataupun cara masyarakat membangun tentunya dapat menjadi refersensi arsitektur budaya dan rujukan pagi praktisi arsitektur dalam pelestarian artefak nasional.

.

Referensi

Astuti, S. I. (2001). Pendekatan Partisipatif Lewat Pemberdayaan Rakyat: Alternatif Bagi Pembangunan Berwawasan Otonomi Daerah. MIMBAR, Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 17(2), 212–237.

Franciska, B., Wardani, L. K., Studi, P., Interior, D., Petra, U. K., & Siwalankerto, J. (2014). Bentuk , Fungsi , dan Makna Interior Rumah Adat Suku Tolaki dan Suku Wolio di Sulawesi Tenggara. 2(2), 257–270.

Jemali, M., Ngalu, R., & Jebarus, A. (n.d.). Terhadap Martabat Perempuan Manggarai. 10, 85–94.

Membangun, U., & Society, P. (2019). Adat Manggarai Roko Molas Poco: Kajian Transdisipliner. 3, 1028–1036.

Cresswell, J. W. (2014). Research Design. London: SAGE.

Abe, Shinzo (2019) Teks Pidato dalam World Economic Forum (WEF). Davos Swiss, 23 Januari 2019.

Alwasilah, A. C., Suryadi, K., Tri Karyono. (2009). Etnopedagogi: Landasan Praktek Pendidikan dan Pendidikan Guru. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Anan-Nur. (2010). Membangun Pendidikan Indonesia dengan Kembali pada Kearifan Lokal.

Marbeth. 1999. The Manggaraians: A Guide to Traditional Lifestyles.Singapore: Time Editions.

Fukuyama, Francis. 1999. Social Capital and Civil Societ. Virginia: George Mason University.

Diterbitkan

2022-12-31