STRATEGI VENTILASI ALAMI UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN DI RUMAH TRADISIONAL SUKU BAJO : STUDI KASUS PADA DESA LEMO BAJO KECAMATAN LEMBO KABUPATEN KONAWE UTARA
DOI:
https://doi.org/10.51454/anoa.v3i01.1058Kata Kunci:
Ventilasi Alami, Rumha Tradisional, Suku Bajo, Kenyaman Termal, Arsitektur VernakularAbstrak
Penelitian ini mengkaji strategi ventilasi alami pada rumah tradisional Suku Bajo di Desa Lemo Bajo, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan menganalisis pola ventilasi alami yang diterapkan pada rumah tradisional Suku Bajo serta dampaknya terhadap kenyamanan termal penghuni. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan pengukuran langsung terhadap suhu, kelembaban, dan kecepatan angin pada beberapa titik di dalam dan luar bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ventilasi alami rumah Suku Bajo memiliki karakteristik unik yang terbentuk dari adaptasi terhadap iklim pesisir. Penerapan bukaan yang tepat, orientasi bangunan yang sesuai dengan arah angin, serta penggunaan material lokal berkontribusi dalam menciptakan lingkungan termal yang nyaman. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan desain ventilasi alami yang lebih optimal pada rumah tradisional Suku Bajo.
Referensi
DAFTAR PUSTAKA
Amin, A. R. Z. (2018). Studi Penghawaan Alami Pada Bangunan Sekolah Dasar Di Pinggiran Sungai Musi Palembang. Arsir, 1(2), 86-99.
Aritama, A. A. N. (2023). Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Kenyamanan Termal Rumah Tradisional Desa Tenganan Pegringsingan. Jurnal Patra, 5(1), 28-36.
HELFIALNA, F. (2023). ANALISIS TINGKAT KENYAMANAN TERMAL DAN KEPUASAN PENGGUNA (Studi Kasus: Gedung Laboratorium Teknik Mesin Universitas Malikussaleh) (Doctoral dissertation, Universitas Malikussaleh).
Kusdiwanggo, S., & Yusran, Y. A. (2024). Systematic Literature Review (SLR): Keberlanjutan Arsitektur Tradisional dan Vernakular dalam Menghadapi Zaman pada Konteks Urban Rural. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 13(4), 190-200.
Kusumawardhani, S. (2024). Penerapan Prinsip Arsitektur Hijau pada Lumbung Padi Vernakular Kasepuhan Gelar Alam-Sukabumi, Indonesia: Warisan Kearifan Lokal yang Berkelanjutan. Waca Cipta Ruang, 10(2), 86-95.
Misbach, I. P., Bakri, M., & Sumarto, D. A. (2022). Konsep Optimalisasi Kenyamanan Termal Pada Perancangan Pusat Pelatihan Bahasa Asing di Banda Aceh. Jurnal Arsitektur ARCADE.
Nugroho, A. M. (2016). Keberlanjutan ruang binaan nusantara di wilayah pesisir. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 5(4), 177-181.
Nugroho, A. M., & Iyati, W. (2021). Arsitektur Bioklimatik: Inovasi Sains Arsitektur Negeri untuk Kenyamanan Termal Alami Bangunan. Universitas Brawijaya Press.
Rahmawati, A. L., Arifin, L. S., & Dwisusanto, Y. B. (2023). Pendekatan Mimesis Untuk Keberlanjutan Arsitektur Vernakular. Journal of Architecture and Human Experience, 1(1), 23-36.
Samra, B., & Imbardi, I. (2018). Penerapan Aspek Iklim Tropis pada Arsitektur Lokal Rumah Tradisional Melayu Studi Kasus di Desa Lalang Siak Sri Indrapura. Jurnal teknik, 12(1), 68-76.
Toisi, N. H., & Kussoy, J. W. (2012). Pengaruh Luas Bukaan Ventilasi Terhadap Penghawaan Alami Dan Kenyamanan Thermal Pada Rumah Tinggal Hasil Modifikasi Dari Rumah Tradisional Minahasa. Jurnal Arsitektur DASENG, 1(1), 66-73.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Mamang Roulus

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
<meta name="google-site-verification" content="WCLU_7p8bgQTgTa47LUc6bV9gPtrFUO3P-tzhV_9yV4" />







