Tanggungjawab Yuridis Hak Pengelolaan Lingkungan Akibat Aktivitas Pemurnian Nikel
DOI:
https://doi.org/10.51454/jimsh.v6i1.611Keywords:
environmental management, juridical responsibility, nickel refiningAbstract
This study aims to analyze the legal responsibility of PT. Virtue Dragon Nickel Industrial Park (VDNIP) for the right to a good and healthy environment and the forms of accountability of PT. VDNIP in realizing such an environment in Morosi District, Konawe Regency. This research employs a normative legal method with a case study approach involving legal products, including the review of legislation. Based on the research findings, the right to a good and healthy environment must be balanced with the obligation to maintain environmental functions and control pollution. This balance reflects that the community plays a crucial role in preserving environmental sustainability. A good and healthy environment cannot be achieved if the community remains passive towards environmental management. Therefore, in accordance with the provisions of Law Number 32 of 2009, the community must actively participate in environmental protection and management. The research results indicate that the responsibility of PT. VDNIP in maintaining a good and healthy environment heavily relies on the active participation of the community in monitoring and managing the environment.
References
Abdulkadir, Muhammad. (20024). Hukum dan Penilitian Hukum. PT. Citra Aditya Bakti: Bandung.
Alfajri, A., Setiawan, A., & Wahyudi, H. (2019). Sinergitas Pembangunan Tata Ruang Pertahanan Daerah dalam Menghadapi Ancaman Non-Militer di Indonesia. Global Strategis, 13(1), 103-122.
Arba, M., & Yuniansari, R. (2023). Perlindungan Hutan Dan Fungsinya Bagi Kehidupan Manusia Dan Lingkungan Alam. Jurnal Kompilasi Hukum, 8(2).
Dewa, M. J., Sensu, L., Tatawu, G., Haris, O. K., Sinapoy, M. S., & Jufri, N. (2023). Penegakan Hukum dalam Tata Kelola Pertambangan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan. Halu Oleo Legal Research, 5(1), 62-75.
Dewa, M. J., Sinapoy, M. S., Sensu, L., Tatawu, G., Haris, O. K., & Hermanto, H. (2022). Analisis Hukum Pertanggung Jawaban Izin Pengelolaan Limbah PT. Antam terhadap Dampak Kerusakan Lingkungan Pantai Pomalaa. Halu Oleo Legal Research, 4(2), 168-182.
Hasibuan, R. (2018). Pengaturan hak atas lingkungan hidup terhadap kesehatan. Jurnal Ilmiah Advokasi, 6(2), 93-101.
Herman, H., Haris, O. K., Hidayat, S., Handrawan, H., Heryanti, H., & Masulili, M. F. (2022). Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Penambangan Mineral di Kawasan Hutan Tanpa Izin. Halu Oleo Legal Research, 4(2), 261-275.
Kuhu, C. J. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Masyarakat Di Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai Atas Pertambangan Nikel Dalam Menunjang Pembangunan Berkelanjutan. LEX ADMINISTRATUM, 11(5).
Mayona, E. L. (2021). Konsep ecological city dalam kerangka konsep ekologi kota dan kota berkelanjutan. Jurnal Planologi, 18(2), 226-241.
Muthmainnah, L., Mustansyir, R., & Tjahyadi, S. (2020). Kapitalisme, Krisis Ekologi, Dan Keadilan Intergenerasi: Analisis Kritis Atas Problem Pengelolaan Lingkungan Hidup Di Indonesia. Mozaik Humaniora, 20(1), 57-69.
Nurlinda, I. (2016). Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Dampaknya Terhadap Penegakan Hukum Lingkungan Indonesia. Bina Hukum Lingkungan, 1(1), 1-9.
Puluhulawa, F. U. (2011). Pengawasan sebagai Instrumen Penegakan hukum pada pengelolaan Usaha pertambangan Mineral dan Batubara. Jurnal Dinamika Hukum, 11(2), 306-315.
Sinapoy, S. (2019). Analisis Fiqh Lingkungan Terkait Penyalahgunaan Pengelolaan Pertambangan Terhadap Kerusakan Lingkungan Hidup. Halu Oleo Law Review, 3(1), 85-102.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nur Nashriany Jufri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

