Penerapan Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Pembangunan Infrastruktur Desa (Studi di Desa Tanggung Kecamatan Turen Kabupaten Malang)

Authors

  • Della Devina Ardiany Administrasi Publik, Universitas Islam Malang
  • Hayat Hayat Administrasi Publik, Universitas Islam Malang
  • Septina Dwi Rahmawati Administrasi Publik, Universitas Islam Malang

Keywords:

Accountability, Transparency, Infrastructure Development.

Abstract

Accountability is a form of accountability carried out by the government as reporting on activities carried out to the public. This accountability is the ground for the implementation of transparency in every implementation of activities. This study aims to assess and determine accountability and transparency in the management of village fund allocations carried out by the village government of Responsibility, Turen District, Malang Regency. The approach used in this research is descriptive qualitative. The data collection technique used was interviews involving the Village Government and village communities, totaling four informants. The results of this study indicate that, starting with accountability and transparency, managing village financial allocations for village infrastructure development under the responsibility as a whole is adequate, but still has some drawbacks. This is demonstrated by the application of the principle of government accountability in managing village fund allocations, in particular by involving the community in planning village fund allocations, but only until the rest of the planning is carried out by the village government without involving village officials in managing village funds. Thus, it is claimed that the implementation of transparency in managing village fund allocations in Responsibility Villages is not good. This is because the government does not apply the principle of transparency, especially by not fully involving the members of the village in managing village funds and by managing village funds in an opaque manner. Therefore it is claimed that the implementation of transparency in accordance with the implementation of the three processes is not good.

References

Hayat. (2017). Manajemen Pelayanan Publik. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Hayat. (2018). Kebijakan Publik: Evaluasi, Reformasi, Formulasi. Malang: Intrans Publishing.

Mahmudi. (2015). Manajemen Kinerja Sektor Publik Edisi 3. Yogyakarta: Unit Penerbitan dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.

Mulia, R. A., & Saputra, N. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi yang mempengaruhi return saham. Jurnal El-Riyasah, 11(1).

Mustopadidjaja AR. (2003). Manajemen Proses Kebijakan Publik Formulasi, Implementasi Dan Evaluasi Kinerja, LAN RI. Jakarta: Duta Pertiwi Foundation.

Nasirah. (2016), Analisis Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Alokasi Dana Desa (Studi Pada Desa Mulyoagung Kecamatan Dau), Akuntansi. Universitas Muhammadyah Malang

Peraturan Bupati Malang No 2 Tahun 2020 Pasal 3 Tentang Alokasi Dana Desa

Permendagri No 20 tahun 2018

Shevilla, E. E., Shobaruddin, M., & Hermawan, H. (2022). Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dalam Akselerasi Pembangunan Desa di Desa Sukojati Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik, 8(2), 193-197.

Rakhmat. (2013). Dimensi Strategis Manajemen. Yogyakarta: Graha Ilmu

Shuida, Nyoman. (2016). Buku Bantu Pengelolaan Pembangunan Desa Berdasarkan UUD No 6 Tahun 2014 tentang Desa. Jakarta: Kementrian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI.

Siagian P Sondang. (2000). Administrasi pembangunan. Jakarta: Bumi Aksara.

Solekhan, Moch. (2012). Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Malang: Setara Press.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Bandung: Alfabeta

Sumpeno, W. (2011). Perencanaan Desa Terpadu (Edisi Kedua). Banda Aceh: Read.

Sutoro, Eko. (2002). Pemberdayaan Masyarakat Desa, Materi Diklat Pemberdayaan Masyarakat Desa. Samarinda.

Tambuwun, F., Ismanto, A. Y., & Silolonga, W. (2015). 1 Hubungan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Wilayah Kerja Puskesmas Bahu Manado. Jurnal Keperawatan, 3(2).

Umar, Z. (2018). Pengaruh Akuntabilitas Dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah Terhadap Kinerja Instansi Inspektorat Aceh. Kolegial, 6(2), 136–148. Https://Doi.Org/10.31219/Osf.Io/9yzk7

Undang-Undang tentang desa Nomor 6 Tahun 2014

Wenny, Ultafiyah. (2017). Pengaruh Akuntabilitas, Transparansi, Dan Partispasi Terhadap Pengelolaan Dana Desa Untuk Mewujudkan Good Governance Pada Desa Di Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Palembang

Wiguna, M. B. S., Yuniarta, G. A., AK, S., Darmawan, N. A. S., & SE, A. (2015). Pengaruh pengawasan keuangan daerah, akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah terhadap kinerja pemerintah daerah Kabupaten Buleleng. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 3(1).

Downloads

Published

2024-01-12

How to Cite

Devina Ardiany, D., Hayat, H., & Dwi Rahmawati, S. (2024). Penerapan Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Pembangunan Infrastruktur Desa (Studi di Desa Tanggung Kecamatan Turen Kabupaten Malang). Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH), 5(2), 79–90. Retrieved from https://journal.umkendari.ac.id/jimsh/article/view/397