Potensi Kemandirian Energi dan Implementasi Produksi Bersih Berbasis Pedesaan

Penulis

  • Sumarlin Sumarlin Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Kendari

DOI:

https://doi.org/10.51454/anoa.v1i02.195

Kata Kunci:

waste, energy, biogas, cleaner production

Abstrak

Salah satu sumber  biomassa potensial di pedesaan adalah limbah disektor peternakan. Bila dikelola dengan efektif dan efisien akan menjadi sumber energi untuk menopang kebutuhan energi di pedesaan.  Kemandirian energi berbasis pedesaan dapat membantu meringankan beban pemerintah dalam mengatasi krisis  energi. Disisi lain, krisis lingkungan akibat produksi limbah dan pencemaran limbah terus meningkat. Oleh karena itu dibutuhkan kearifan ekologis untuk mengatasi multikrisis tersebut. Langkah pemanfaatan limbah dan kotoran dari usaha ternak  menjadi produk biogas, cukup memungkinkan untuk menyuplai kebutuhan energi listrik dalam skala rumah tangga di pedesaan. Berdasarkan perhitungan potensi limbah kotoran ternak di Kecamatan Kusambi, Sulawesi Tenggara diperoleh potensi biogas sebesar 120,724 m3/hari serta potensi listrik sebesar 547,4028 kwH/hari. Hasil sampingann biogas masih dapat digunakan untuk pupuk organik padat dan cair. Hal merupakan implementasi dari konsep produksi bersih yang menitikberatkan pengurangan produksi limbah (zero waste).

Referensi

Bart, Hens, Patrick H. Dyke, and Hens Luch. 2016. “What Can We Learn from ‘ Dioxin Incidents ’? Bart Hens * Luc Hens.” 60(January 2017):34–62.

Broughton, Edward. 2005. “Environmental Health : A Global The Bhopal Disaster and Its Aftermath : A Review.” 6:1–6. doi: 10.1186/1476-069X-4-6.

Dianawati, Meksy, Dan Siti, and Lia Mulijanti. 2015. “Peluang Pengembangan Biogas Di Sentra Sapi Perah (Opportunities of Biogas Development in Dairy Cattle Center Areas).” J. Litbang Pertanian 34(3):125–34.

Hasegawa, Prof Arifumi, Prof Koichi Tanigawa, Prof Akira Ohtsuru, Prof Hirooki Yabe, Prof Masaharu Maeda, Jun Shigemura, Prof Tetsuya Ohira, Takako Tominaga, Makoto Akashi, Nobuyuki Hirohashi, Prof Tetsuo Ishikawa, Prof Kenji Kamiya, Prof Kenji Shibuya, Prof Shunichi Yamashita, and Prof Rethy K. Chhem. 2015. “From Hiroshima and Nagasaki to Fukushima 2 Health Eff Ects of Radiation and Other Health Problems in the Aftermath of Nuclear Accidents , with an Emphasis On.” The Lancet 386(9992):479–88. doi: 10.1016/S0140-6736(15)61106-0.

Hens, L., C. Block, C. Chamoro, H. Mendoza, D. Haeseldonckx, and C. Vandecasteele. 2017. “On the Evolution of Cleaner Production as a Concept and a Practice.” Journal of Cleaner Production. doi: 10.1016/j.jclepro.2017.11.082.

Indonesia-Invesment. 2016. “Minyak Bumi.” Retrieved December 7, 2022 (https://www.indonesia-investments.com/id/bisnis/komoditas/minyak-bumi/item267?).

Kemen ESDM. 2013. “Indonesia Nomor 5 Dunia Dalam Porsi Bagi Hasil Migas Untuk Negara.” Kementrian Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. Retrieved December 7, 2022 (https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/indonesia-nomor-5-dunia-dalam-porsi-bagi-hasil-migas-untuk-negara).

Kementerian ESDM RI. 2015. Peraturan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral Nomor 10 Tahun 2015 Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Bidang Energi Perdesaan Tahun Anggaran 2015. Indonesia: BN 2015/ NO 351; JDIH ESDM.GO.ID : 10 HLM.

Nemery, Benoit, Peter H. M. Hoet, and Abderrahim Nemmar. 2001. “Department of Medical History The Meuse Valley Fog of 1930 : An Air Pollution Disaster.” 357.

Pawel, Kazmierczyk, Osuna Mayra Regina Sanchez, and Quijano Petra Schwager-. 2002. Manual on the Development of Cleaner Production Policies— Approaches and Instruments Guidelines for National Cleaner Production Centres and Programmes. Viena: UNIDO.

Presiden RI. 2006. Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 5 Tahun 2006 Tentang Kebijakan Energi Nasional. Republik Indonesia: LLSETKAB.

Said, Syahruddin; 2010. Biogas Untuk Listrik Skala Rumah Tangga. Cetakan 1. Jakarta: Indocamp.

Santoso, Michael Candra, I. A. D. Giriantari, and W. G. Ariastina. 2019. “Studi Pemanfaatan Kotoran Ternak Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Di Bali.” Spektrum 6(4):58–65.

Suhendra, Feber. 2008. The Usage Of Biogas Technology To Reduce Livestock Pollutant in Bali on Clean Development Mechanism. Bali: Mulya Tiara Nusa.

Sukmana, Rika Widya, and Anny Muljatiningrum. 2018. Biogas Dari Limbah Ternak /. Cetakan ke. Bandung: Nuansa Cendekia.

Suriawiria. 2005. Menuai Biogas Dari Limbah. Jakarta: Departemen Pertanian.

Sutrianto, Ahmad S. Aku, and Muh. Amrullah Pagala. 2010. “Analisis Potensi Energi Terbarukan Limbah Kotoran Dari Ternak Sapi Di Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara.” Jurnal Ilmu Dan Teknologi Peternakan Tropis 3(2):64–71.

Widodo, Teguh Wikan, Ana N., A.Asari, and Elita R. 2008. “Pemanfaatan Limbah Industri Pertanian Untuk Energi Biogas.” Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Serpong Badan Litbang Pertanian, Departemen Pertanian 1–12.

World Commission on Environment and Development. 1987. Our Common Future.

Diterbitkan

2023-06-30