Kontribusi Sagu (Metroxylin Sp) Terhadap Ketahanan Pangan Pokok Rumah Tangga Desa Labela Kabupaten Konawe

Penulis

  • Syahria Rizka Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Sitti Rahma Ma'mun Fakultas Pertanian, Universitas Muhmmadiyah Kendari
  • Patta Hindi Asis Fakulas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhmmadiyah Kendari
  • Sitti Zakiah Ma'mun Fakultas Ekononi dan Bisnis Islam, Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Sitti Rosmalah Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Kendari

DOI:

https://doi.org/10.51454/agrisurya.v3i2.1110

Kata Kunci:

HFIAS, HDDS, ketahanan pangan, rumah tangga, sagu

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi sagu dan ketahanan pangan pokok rumah tangga di Desa Labela, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe. Sampel berjumlah 40 rumah tangga dan diperoleh dengan metode simple random sampling untuk menentukan sampel yang diteliti. Pengumpulan data menggunakan metode data primer dan sekunder. Analisis data dengan menghitung pendapatan dan frekuensi konsumsi sagu dengan menggunakan rumus kontribusi. Untuk menganalisis ketahanan pangan rumah tangga digunakan metode pengukuran HFIAS (Household Food Insecurity Access Scale) dan untuk mengukur keragaman pangan digunakan metode HDDS (Household Dietary Diversity Score). Untuk mengetahui tingkat perbedaan konsumsi sagu dan beras digunakan analisis statistik uji t satu sampel. Hasil penelitian ini adalah rata-rata pendapatan rumah tangga di Desa Labela sebesar Rp. 3.160.000,00 dari pertanian dan Rp. 2.970.000,00 dari nonpertanian. Analisis ketahanan pangan terdiri dari 4 kategori yaitu 20% rumah tangga rawan pangan, 17% rawan pangan ringan, 28% rawan pangan sedang, dan 35% rawan pangan berat. Hasil keragaman pangan terdiri dari 3 kategori yaitu 45% rumah tangga keanekaragaman pangan rendah (kelompok pangan 1-6), 37% keanekaragaman pangan sedang (kelompok pangan 7-12), dan 18% keanekaragaman pangan tinggi (kelompok pangan 13-16). Kontribusi sagu yaitu 40% menunjukkan sagu termasuk dalam kontribusi sedang dan hasil analisis uji-T menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, terdapat korelasi antara konsumsi sagu dengan beras sebagai makanan pokok keluarga.

 

Kata kunci: HFIAS, HDDS, ketahanan pangan, rumah tangga, sagu

Referensi

Ahira, A. (2012). Terminologi kosa kata. In Jakarta: Aksara.

Arlius, A. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Depok: Rajawali Pers.

Arikunto, S. 2017. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Edisi 5. Jakarta: Rhineka Cipta.

Adha, A. S. A., & Suseno, S. H. (2020). Pola konsumsi pangan pokok dan kontribusinya terhadap tingkat kecukupan energi masyarakat Desa Sukadamai. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), 2(6), 988-995.

Badan Pusat Statistik. (2022). Istilah: Angka Beban Tanggungan. https://www.bps.go.id/istilah/index.html?Istilah_page=4. [11 Maret 2023].

Becquey, E., Martin-Prevel, Y., Traissac, P., Dembélé, B., Bambara, A., & Delpeuch, F. (2010). The household food insecurity access scale and an index-member dietary diversity score contribute valid and complementary information on household food insecurity in an urban West-African setting. In Journal of Nutrition (Vol. 140, Issue 12, pp. 2233–2240). https://doi.org/10.3945/jn.110.125716

BPS Kabupaten Konawe. (2022). Kabupaten konawe dalam angka 2022. Https://Konawekab.Bps.Go.Id/. [11 Maret 2023]

Bulkis, S. (2012). Ketahanan Pangan Rumah Tangga Perdesaan. Makassar : Arus Timur.

Dako, F. X., Purwanto, R. H., Faida, L. R. W., & Sumardi, S. S. (2019). Tipologi pola konsumsi pangan untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat sekitar kawasan hutan lindung Mutis Timau KPH Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Ketahanan Nasional, 25(1), 92.

Devi, L. Y., Andari, Y., Wihastuti, L., Haribowo, K., & others. (2020). Model sosial-ekonomi dan ketahanan pangan rumah tangga di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan, 28(2), 103–115.

Engelen, A., & Nurhafnita, N. (2018). Karakteristik Mie Sagu (Metroxylon sagu) Kering Dengan Penambahan Sari Kunyit (Curcuma domestica) Sebagai Pewarna Alami. Jurnal Technopreneur (JTech), 6(2), 49–54.

Ernawati, E., et al., (2018). Peranan Makanan Tradisional Berbahan Sagu Sebagai Alternatif Dalam Pemenuhan Gizi Masyarakat. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 14(1), 31–40.

Greenville, J., Mcgilvray, H., Cao, L. Y., & Fell, J. (2020). Impacts of COVID-19 on Australian agriculture , forestry and fisheries trade. ABARES Research Report, Canberra. https://doi.org/10.25814/5e9539b7cb004

Gundersen, C., Kreider, B., & Pepper, J. (2011). The economics of food insecurity in the United States. Applied Economic Perspectives and Policy, 33(3), 281–303.

Handoko, S. (2013). Analisis Tingkat Efektivitas Pajak Daerah sebagai sumber pendapatan asli daerah kota Pontianak. Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA), 1(1).

Hartati, A. (2017). Smart City Mandiri Pangan, Dalam: Oprimalisasi Peran Sains dan Teknologi untuk mewujudkan Smart City. Tanggerang Selatan: Universitas Terbuka.

Hassan, Z. H., el al., (2014). Aneka tepung berbasis bahan baku lokal sebagai sumber pangan fungsional dalam upaya meningkatkan nilai tambah produk pangan lokal. Jurnal Pangan, 23(1), 93–107.

Hidayat A. M. (2017). Badan Pangan Dunia Andalkan Sagu Sulawesi Tenggara. https://Www.Viva.Co.Id/Berita/Bisnis/989073-Badan-Pangan-Dunia-Andalkan-Sagu-Sulawesi-Tenggara?Page=3&utm_mediu. [11 Maret 2023]

Ibrahim, K., & Gunawan, H. (2015). Dampak kebijakan konversi lahan sagu sebagai upaya mendukung Program Pengembangan Padi Sawah di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. PROS SEM NAS MASY BIODIV INDON, 1(5), 1064–1074. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010517

Irawati, K. (2022). Kontribusi Sagu Dalam Pemenuhan Pangan Pokok Rumah Tangga Di Desa Pancakarsa Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur. Skripsi, Universitas Bosowa Makassar.

Kaur, S., Bains, K., & Kaur, H. (2019). Regional Disparity Analysis for Iron Status of School-Going Children from Punjab, India. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 8(02), 2008–2023. https://doi.org/10.20546/ijcmas.2019.802.235

Kecamatan Besulutu Dalam Angka 2019 Besulutu. (2019). https://konawekab.bps.go.id/pencarian.html?searching=besulutu+dalam+angka&yt1=Cari [11 Maret 2023]

Kennedy, G., Ballard, T., & Dop, M. C. (2011). Guidelines for measuring household and individual dietary diversity. Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Kennedy, G., Ballard, T., & Dop, M. C. (2013). Guidelines for measuring household and individual dietary diversity. Nutrition and Consumer Protection Division, Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Kodyat, B. A. (2014). Pedoman Gizi Seimbang 2014. In Permenkes RI,(41).

Mubarok, J. I. (2012). Kamus Istilah Ekonomi. In Bandung: Yrama Widya.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI. (2012). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 No. 227.

Nurhikmah. (2021). Identifikasi Lahan Sagu Dan Potensi Pengembangannya Di Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara. Skripsi, Universitas Hasanuddin Makassar.

Purnomo, D. (2015). Memotret Kerawanan Pangan Dengan Metode Hfias (Studi Kasus Di Salah Satu Desa Hutan Di Desa Lembu Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang). Cakrawala Jurnal Penelitian Sosial, 4(2).

Ruhukail, N. L. (2012). Karakteristik petani sagu dan keragaman serta manfaat ekonomi sagu bagi masyarakat Dusun Waipaliti Desa Hitu Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Agroforestri, 7(1), 65–72.

Rustanti, N. (2015). Buku Ajar Ekonomi Pangan dan Gizi (1st ed.). Deepublish.

Sukandar, D., Khomsan, A., Hadi, R., Anwar, F., & Eddy, S. (2006). Studi ketahanan pangan pada rumahtangga miskin dan tidak miskin. Gizi Indonesia, 29(1).

Soekartiwi (2006). Analisis Usaha Tani. Jakarta. Penebar Swadaya.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r & d. Bandung: Alfabeta.

------------ (2017). Metodolgi Peneltian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

------------- (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Suhaimi, A. (2019). Pangan. Gizi, Dan Kesehatan, Cetakan Pertama,(Yogyakarta: CV Budi Utama).

Vanessa Cordero-Ahiman, O., Santellano-Estrada, E., & Garrido, A. (2017). Dietary Diversity in Rural Households: The Case of Indigenous Communities in Sierra Tarahumara, Mexico " Dietary Diversity in Rural Households: The Case of Indigenous Communities in Sierra. Journal of Food and Nutrition Research, 5(2), 86–94. https://doi.org/10.12691/jfnr-5-2-3.

Widodo, I. W. D., & Setijorini, I. L. E. (2021). Tanaman Pangan Utama Di Indonesia. Budi Daya Tanaman Pangan Utama. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka, hal, 1-511.

Yuliana, P., Zakaria, W. A., & Adawiyah, R. (2013). Ketahanan pangan rumah tangga nelayan di Kecamatan Teluk Betung Selatan Kota Bandar Lampung. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 1(2).

Diterbitkan

2024-12-31

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian