Analysis of Differences in Income between Yellow Corn Farming and Peanut Farming in Mokupa Village, Kolaka Regency

Authors

  • Iksanudin Iksanudin Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Muhammad Nur Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Kendari
  • Nurcayah Nurcayah Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Kendari

DOI:

https://doi.org/10.51454/agrisurya.v1i1.106

Keywords:

Mokupa, income difference, Corn yellow, Peanut.

Abstract

The income difference between yellow corn farming and peanut farming. This research is aimed to know the difference of income between yellow corn farming and peanut farming in Mokupa Village, Lambandia Sub-district, Kolaka District. The population of this study is all farmers who cultivate yellow corn and peanut in Mokupa Village, Lambandia Subdistrict with sample determination technique done by census. To know the difference of income between yellow corn farming and farming of peanut used earn income analysis and income comparison analysis. The result of research indicate that there is between yellow corn farming and peanut farming. In each growing season, the average income of yellow corn farmers is Rp. 7.546.993 while peanut farmers Rp. 7.526.147 based on t test analysis showed that with 95% confidence level t count = 0.03 and ttabel 1.693, so H0 rejected and statistically there is difference of income of yellow corn farming with peanut farming.

References

Andrianto, T.T., Indarto, N. 2004. Budidaya dan Analisis Usaha Tani Buncis, Kacang Tanah, Kacang Tunggak. Absolute, Yogyakarta.

Arikunto, Suharsimi, 1998. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta, Jakarta.

Aryani, L. 2009. Analisis Pengaruh Kemitraan Terhadap Pendapatan Usahatani Kacang Tanah (Studi Kasus Kemitraan PT. Garudafood dengan Petani Kacang Tanah di Desa Palangan Kecamatan Jangkar.

Assauri, S. 1990. Manajemen Produksi. FEUI, Jakarta.

Banoewidjojo, Moelyadi. 1983. Akuntansi Biaya. Penentuan Harga Pokok dan Pengendalian Biaya. Fakultas Ekonomi UGM, Yogyakarta.

Bishop dan Toussaint, WD. 1979. Pengantar Analisa Ekonomi Pertanian. Penerbit Mutiara, Jakarta.

BPS Sultra. 2009. Sulawesi Tenggara Dalam Angka 2008. Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara, Kendari.

Daniel, 2002.Pengantar Ekonomi Pertanian, Bumi Aksara, Jakarta.

Distan Sultra. 2010. Laporan Tahunan Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara, Kendari.

Fadholi dan Hermanto. 1989. Ilmu Usaha Tani. Penebar Swadaya, Jakarta.

Gardner et al. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Herawati Susilo, Penerjemah Universitas Indonesia Press. Terjemahan dari Physiology Of Crop Plants. Jakarta.

Hadi Prayitno dan Arsyad, L. 1985. Petani dan Kemiskinan, BPEF Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Marzuki, R., 2007. Bertanam Kacang Tanah. Penebar Swadaya, Jakarta.

Mosher, A.T., 1991. Menggerakkan dan Membangun Pertanian. Syarat-syarat Pokok Pembangunan dan Modernisasi. CV.Yasaguna. Jakarta.

Rifai Bahtiar, 1980. Pendidikan Ilmu Usahatani Dalam Rangka Pembangunan di Indonesia. Universitas Indonesia.

Rukmana, R., 2004. Kacang Hijau: Budidaya dan Pascapanen. Kanisius, Yogyakarta.

Soeharjo dan Dahlan Patong, 1977. Sendi-sendi Pokok Ilmu usahatani. Lephas. Unhas. Ujung Pandang.

Soekartawi. 1995. Prinsip dasar Ekonomi Pertanian, Teori dan Aplikasi. Rajwali Press. Jakarta.

Soemita, 1986. Manajemen Produksi Pertanian. Sinar Baru, Bandung.

Sumarno, 2003. Teknik Budidaya Kacang Tanah. Sinar Baru Algensindo.

Suprapto, 1989. Bertanam Jagung. Penerbit Swadaya, Jakarta.

Suratiyah, K., 2009. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya, Jakarta.

Sutoro, Y. Sulaeman, dan Iskandar. 1988. Budidaya Tanaman Jagung. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan. Bogor.

Tuwo dkk. 1989. Dasar-dasar Ilmu Usahatani. Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo. Kendari Wasis. 1992. Pengantar Ekonomi perusahaan Alumni, Bandung.

Downloads

Published

2022-06-18

Issue

Section

Research Articles