Analisis Ketahanan Pangan Wilayah di Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali
DOI:
https://doi.org/10.51454/agrisurya.v1i2.101Kata Kunci:
Ketahanan pangan wilayah, kemandirian panganAbstrak
Ketersediaan pangan sangat penting dalam menentukan ketahanan pangan suatu wilayah. Akan tetapi ketersediaan pangan saja tidak cukup untuk menentukan tingkat ketahanan pangan wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat ketahanan pangan wilayah dengan menggunakan nilai komposit gabungan. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Bungku Tengah dari bulan April sampai Mei 2014. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Morowali, serta observasi lapangan. Data yang diamati meliputi tiga aspek yaitu produksi bahan makanan, distribusi dan aspek konsumsi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah panduan analisis akses pangan dari Badan Ketahanan Pangan tahun 2008. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari nilai komposit/gabungan dari ketiga aspek ketahanan pangan tergolong cukup tinggi. Aspek distribusi, pendidikan serta tersedianya fasilitas pasar sebagai berkontribusi pada nilai gabungan tersebut. Akan tetapi jika dilihat dari aspek ketersediaan, terlihat bahwa produksi lokal masih defisit serta sedangkan tingkat pendapatan tergologn rendah sehingga berpotensi pada menimbulkan kerawanan pangan. Program peningkatan luas areal tanam dan intensifikasi perlu diupayakan mengingkatkan produksi. Demikian pula difersifikasi pangan perlu dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras.
Referensi
Andibya, B.W dkk. 2009. Pertanian Masa Depan Kita, Sinergi BUMN Dalam BUMP (Badan Usaha Milik Petani). Gibon Group Publications (Gibon Books), Jakarta.
BKP. 2005. Kebijakan Umum Ketahanan Pangan. Badan Ketahanan Pangan Departemen Pertanian, Jakarta.
. 2006c. Evaluasi 2002 – 2005, Pemantapan 2006 dan Prospek 2007, Distribusi Pangan. Pusat Distribusi Pangan. Badan Ketahanan Pangan. Departemen Pertanian, Jakarta.
. 2006d. Neraca Bahan Makanan Indonesia 2004 – 2005. Badan Ketahanan Pangan. Departemen Pertanian, Jakarta.
. 2008. Analisis Akses Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara, 2008. Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara, Kendari.
BPS Kabupaten Morowali. 2013. Kecamatan Bungku Tengah Dalam Angka 2012. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Burchi, F., & De Muro, P., 2016. From food availability to nutritional capabilities: Advancing food security analysis. Food Policy, 60, 10-19.
Grafton, R.Q., Daugbjerg, C. & Qureshi, M.E., 2015. Towards food security by 2050. Food Sec. 7, 179–183. https://doi.org/10.1007/s12571-015-0445-x
Halik, A. 2007. Ketahanan Pangan Masyarakat Pedesaan (Studi Kasus Di Desa Pammusureng, Kecamatan Bonto Cani, Kabupaten Bone). Jurnal Agrisistem. Volume 3 Nomor 2 Desember 2007.
Maturbongs, Laurentius H. 2008. Penguatan Sistem Pangan Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan Wilayah dan Rumah Tangga Sebagai Basis Ketahanan Pangan Nasional. Jurnal Agroforestri. Volume III Nomor 1 Maret 2008.
Mubyarto. 1995. Pengantar Ekonomi Pertanian, cetakan ke empat. PT. Pustaka LP3ES Indonesia. Jakarta.
Mustofa. 2010. Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Miskin dan Modal Sosial Di Provinsi DIY. Jurnal Sains Geografis. Volume 10 Nomor 1 Mei 2012.
Nainggolan, K. 2008. Melawan Kelaparan dan Kemiskinan Abad Ke-21. Kekal Press, Bogor. Jawa Barat.
Nuhung, IA. 2006. Bedah Terapi Pertanian Nasional, Peran Strategis dan Revitalisasi. PT. Buana Ilmu Populer, Kelompok Gramedia. Jakarta.
Nugroho, R. 2004. Reinventing Pembangunan. Penerbit Eleks Media Komputindo, Kelompok Gramedia, Jakarta.
Qureshi, M.E., Dixon, J. & Wood, M., 2015. Public policies for improving food and nutrition security at different scales. Food Sec. 7, 393–403 https://doi.org/10.1007/s12571-015-0443-z.
Sen, A. (1982). Poverty and famines: an essay on entitlement and deprivation. Oxford university press.
Sohardjo, A dan D. Patong. 1984. Sendi-Sendi Pokok Ilmu Usahatani. Bina Aksara, Jakarta.
Soekartawi. 2002. Prinsip-Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian, Teori dan Aplikasi. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Soetrisno. 1998. Ketahanan Pangan. Prosiding Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi VI. Serpong 17-20 Pebruari. LIPI. Jakarta.
Sumodiningrat, G dan R. Nugroho. 2005. Membangun Indonesia Emas. Penerbit Elex Media Komputindo, Kelompok Gramedia, Jakarta.
Tohir, K.A. 1983. Seuntai Pengetahuan Usahatani. Bina Aksara, Jakarta.
Widada, A. W., Masyhuri, M., & Mulyo, J. H., 2017. Determinant factors of food security in Indonesia. Agro Ekonomi, 28(2), 205-219.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Hasmiati, Sitti Rahma Ma'mun, Bambang Indro Yuwono

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

